untuk rasa yang dipinggirkan

Diam
tidak berkata
tidak menulis
tidak mengetik pada keypad
cuma mencatat dalam hati
merakam dalam memori akal
yang jauh lebih abadi…
dari gadget yang kita beli.

aku diam
aku belajar untuk lebih merasa…
kerana kadang kata
baik ucapan
atau perkataan
yang menjadi tulisan
diubah menjadi imej
ada muslihatnya…
ada sandiwaranya
ada agendanya
ada tipu
ada helahnya
ada kata-kata yang dipetik
oleh buah pikiran
orang-orang lain
kita update sesering mungkin “what’s on your mind?”
status update…
untuk rasa kita wujud
tapi adakah kita wujud?

dalam keadaan yang semakin bising
tanpa musiknya
kotor warnanya…
kadang ada baiknya
diam.
diamlah buat seketika…
belajar melihat dengan hati
belajar untuk merasa,
tanpa berkata-kata,
cuma merasa…
merasa alam,
yang semakin kita pinggirkan.

ili, 2014